Bangunan Tahan Gempa Untuk Rumah Kita

Bangunan Rumah Tahan Gempa
Di Indonesia yang terletak di Asia Tenggara yang akhir-akhir ini di guncang gempa di beberapa tempat maka saya membuat posting yang berjudul " Bangunan Tahan Gempa Untuk Rumah Kita "  dengan maksud untuk membahas lebih lanjut untuk alternatif bangunan tahan gema.

Seperti apa bangunan tahan gempa?
Bangunan Tahan gempa menurut saya adalah bangunan yang mampu menahan guncangan gempa dan tidak memakan korban bila terjadi runtuh bangunan.
(Apabila ada yang tidak sependapat mohon berkomentar untuk menjadikan masukan kita semua pembaca artikel ini)

Bagaimana cara membuat bangunan tahan gempa?
Cara membuat bangunan tahan gempa sebagai berikut:
  • Membuat pondasi lebih berat dibanding badan bangunan, dengan membuat pondasi lebih berat dibanding berat badan bangunan akan membuat bangunan tetap tegak lurus apabila terjadi guncangan gempa. Saya beri contoh apa bila kita mempunyai sebuah bola tenis dan bola tenis tersebut kita celupkan kedalam air pada satu sisi bola kita tandai sepidol misalnya kita tulis dengan huruf A dan air tersebut kita guncang maka pesisi Huruf A bisa tetap bertahan diatas atau akan pindah kesamping atau bahkan tenggelam masuk ke air? Bola ini saya ibaratkan sebagai rumah yang mempunyai pondasi sama dengan berat badan bangunan. Untuk selanjutnya bola tersebut kita ambil dan kita tempel benda yang beratnya sekitar setengah berat bola disisi yang berlawanan dengan sisi yang bertulis huruf A tadi dan kita celupkan kembali kedalam air lalu kita guncang kembali air tersebut. Sekarang bisa kita lihat baha huruf A tetap posisi diatas. Ini menggambarkan bahwa suatu bangunan yang tetap bertahan tetap tegak lurus apabila terkena guncangan adalah bangunan yang mempunyai pondasi yang lebih berat daripada badan bangunan. 
  • Memasang sloof dan tiang dengan beton bertulang yang melebar,
    Untuk membuat sloof kita bisa membuat dengan ukuran 20cm x 25cm dengan pondasi batu kali 30cm x 60cm, untuk sloof tanpa pondasi batu kali bisa kita pasang ukuran 40cm x 25cm untuk struktur rumah 1 lantai dan 50cm x 30cm untuk struktur rumah 2 lantai dan masing masing tiap sudutnya di pasang foot (cakar ayam) dengan ukuran 60cm x 60cm untuk rumah lantai 1 dan 100cm x 100cm untuk rumah lantai 2 dengan tebal cor masing-masing 20cm-30cm. Untuk Tiang bisa kita buat dengan ukuran 30cm x 12cm dipasang setiap 3M lebar dinding. 
  • Memasang dinding dengan bahan yang ringan, Sebagai bahan pembuat dinding ringan sekarang banyak alternatif seperti Bata Ringan Hebel untuk lebih jelas apa itu Rata Ringan Hebel anda bisa berkunjung ke http://www.hebel-usa.com untuk mengetahui lebih lanjut dan kita juga bisa menggunakan B-Panel untuk lebih jelasnya silahkan berkunjung ke http://www.b-panel.com untuk mengetahui lebih lanjut. Sebenarnya alternatif dinding ringan masih banyak lagi anda bisa mencari di penelusuran http://google.com.
  • Mengganti beton bertulang dengan Baja Konstruksi,
    Baja konstruksi atau sering kita sebut besi WF, CNP Dan H-beam ini sangat mendukung untuk struktur rumah atau bangunan tahan gempa karena bentuknya yang mempunyai lebar dan tahan tekuk tidak seperti besi beton atau behel. Dengan menggunakan Baja Konstruksi bangunan akan lebik Kokoh dan kuat dan mengurangi beban berat cor beton pada bangunan.
  • Menggunakan Atap Ringan, Sekarang sudah tersedia atap yang ringan seperti Kuda-kuda Baja Ringan dan Genteng Metal untuk alternatif atap rumah kita.
Demikian posting kali ini yang berjudul "Bangunan Tahan Gempa Untuk Rumah Kita" semoga apa yang telah saya tulis bisa menjadi masukan yang bermanfaat untuk Anda. 

Comments

Popular Posts